FANFICTION: *ngga tau mau kasih judul apa*

fanfic ini dibuat ketika aku sedang melaksanakan kegiatan PKL di PT. KMI Bontang. pada saat itu, partner ku, vivin sedang menalami sedikit tekanan akan hubungan cintanya dengan kak arman. kak arman yang sibuk dengan tugas akhirnya, jadi jarang hubungi vivin. hmmm…

ini dia ceritanya….

Hyeim sibuk dengan ponselnya sejak ia duduk di taman sendiri. Ia terlihat kesal dan beberapa kali mencoba menelpon seseorang tapi tidak tersambung. Kekesalan tingkat dewa sehingga ia tidak menyadari Shin Jihee mendekatinya dengan membawa 2 gelas capucinno.

‘uh!’ hyeim tersentak ketika melihat geals capucinno telah mendekati wajahnya.

‘kenapa lagi?’ tanya Jihee lalu mengambil tempat tepat di sebelah Hyeim. Hyeim menggeleng. ‘kamu tidak bisa menyembunyikan masalah dari aku. Tapi kalau tidak mau cerita ya ndapapa juga sih.’ lanjut Jihee lagi.

Hyeim diam. Ia menyeruput capucinno nya perlahan lalu menaruh gelasnya di sampingnya. ‘Myungsoo. Dia tidak mengangkat teleponnya. Padahal aku kan..kamu tau sendiri lah’ katanya masih memencet2 hapenya.

Jihee mengangguk. Ia mengerti perasaan Hyeim yang pernah dialaminya setahun lalu dengan Hoya, mantannya. Saat itu, Hoya memang sedikit sibuk dan tidak pernah menghubungi Jihee sedikitpun. Dan belakangan diketahui, Hoya memiliki kekasih lainnya. Jihee tidak ingin sahabatnya itu memiliki kisah cinta yang sama dengan Jihee dulu. Sahabat mana yang tidak curiga ketika pacar sahabatnya tidak menghubungi pacarnya sendiri.

Drrrrtttt…drrrrrtttt…

Ponsel Hyeim bergetar dan segera diangkat oleh tuannya.

Suara myungsoo ditelepon terdengar jelas oleh Jihee saat Myungsoo mengatakan ‘ada apa sih? Aku sibuk!’ dengan ketus membuat Jihee geram. Jihee langsung merebut ponsel Hyeim sebelum Hyeim sempat berbicara pada myungsoo.

‘Ya! Sesibuk apa sih kamu?’ hyeim mencoba merebut kembali ponselnya tapi Jihee berusaha supaya ponsel hyeim tidak kembali kepada hyeim.

‘tidak bisakah kamu meluangkan sedikit waktumu untuk membalas telepon atau minimal sms lah.’ hyeim tidak menyerah sehingga membuat Jihee menjauh.

‘shin Jihee-yah! Sebaiknya kamu tidak usah ikut campur hubungan kami. Urusi saja dirimu sendiri. Cari pacar yang baik dan benar. Aku tidak mungkin menduakan Hyeim. Aku hanya sibuk!’

Perkataan myungsoo membuat Jihee terpaku hingga ponsel dapat kembali ke tangan Hyeim. Jihee kesal. Saat ia pacaran dengan Hoya, ia terlampau percaya akan semua perkataan Hoya hingga Hoya study tour ke suatu tempat dan Jihee jarang menghubungi Hoya. Karena jarang dihubungi, Hoya merasa tidak ada beban untuk mendapatkan wanita lain. Jihee tidak tau siapa yang salah dalam peristiwa itu hingga ia menutup kasusnya tanpa sepatah kata pada Hoya.

Hyeim mendekat pada Jihee dengan memasang wajah sumringah. Tanpa menanyakan apa yang terjadi, Hyeim langsung membertahunya.

‘Myungsoo akan pulang 3 hari lagi.’

‘chukkahanda. Semoga tidak membawa kabar buruk.’

‘mwo?????’

=3 hari kemudian=

Jihee menemani Hyeim menjemput Myungsoo di bandara. Mereka menunggu tepat di depan pintu kedatangan sebab Hyeim yang sudah tidak sabar untuk bertemu Myungsoo serta memastikan bahwa Myungsoo pulang tidak membawa wanita lain seperti Hoya dulu.

‘Myungsoo-yah!’ hyeim melambaikan tangannya ketika myungsoo keluar menghampiri hyeim dan beberapa langkah kemudian diikuti seorang pria yang lebih tinggi dan lebih sipit darinya.

‘lihatkan, Jihee-yah. Aku pulang tidak dengan yeoja. Tapi dengan namja.’ myungsoo menepuk bahu namja itu. Namja itu hanya tersenyum manis di hadapan Jihee.

‘wah, interest mu sudah ganti? Kamu gay?’ Jihee asal ngomong karena masih kesal dengan Myungsoo.

‘mwo? Andwae!’ mendengar itu, yang terlebih dahulu shock adalah Hyeim.

‘tentu aja enggak lah! Dia oleh-olehku untukmu, Jihee-yah. Namanya Sunggyu.’

Sunggyu memperkenalkan diri lebih detail kepada Hyeim dan Jihee saat di restoran fastfood di dekat bandara. Sejak awal Sunggyu memang sudah tertarik pada Jihee saat Myungsoo menceritakan Jihee selama di Jeju. Cerita selanjutnya tentang Sunggyu dan Jihee, biarkan mereka merangkainya sendiri.

Advertisements

One thought on “FANFICTION: *ngga tau mau kasih judul apa*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s