Finally

Song : Finally – Alexander&Kevin (U-KISS) ft BraveBrothers

Cast : Alexander LeeEusebio – Jihee – Kevin – Jessica

polls_FixedHeart_4502_694234_answer_2_xlarge

Story :

Akhirnya kau menghapusku

“Sorry, aku rasa hubungan kita hanya mampu sampai disini.” Tanpa banyak berkata lagi, Xander meninggalkan seorang gadis yang baru saja menjadi mantan kekasihnya, Jihee.

Jihee hanya duduk terpaku setelah mendengarkan ucapan Xander itu. Ia lama merespon ucapan Xander dan ketika tersadar, air matanya telah jatuh. Ia buru-buru menyeka bulir yang membasahi pipinya. Jihee memastikan Xander talah hilang dari pandangannya, kemudian ia beranjak dari tempat duduknya dan pergi berlawanan arah dari Xander.

“Hubungan ini memang tidak dapat dilanjutkan lagi mengingat kejadian-kejadian yang telah terjadi sejak dua minggu lalu.” Gumamnya dalam hati. “Shit..! Walaupun sakit, aku bisa melupakannya.” Jihee mengepalkan tangannya, tanda ia ingin berusaha sekuat hati.

~

Xander memasuki sebuah kedai kimchi untuk menemui seorang gadis pirang berambut panjang bernama Jesicca atau yang biasa ia panggil Sicca. Sicca berdiri ketika melihat Xander menghampirinya kemudian ia mencium kedua pipi Xander.

“sekarang, dihatiku hanya ada kamu.” Xander membuka percakapan yang membuat Sicca bingung. “Kamu bukan lagi yang kedua, Sicca.”

Ucapan Xander membuat Sicca tersenyum lebar. Ia tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya itu. “serius? kamu tidak bohong? kamu telah memutuskan hubungan dengannya?” Senyum Sicca semakin merekah ketika melihat Xander mengangguk, meyakinkan Sicca akan ucapannya itu. “I love you.” ucap Sicca sambil menggenggam tangan Xander.

~

Jihee tidak langsung pulang ke rumah. Ia memilih berjalan-jalan di mall sendirian. kemudian ia merasakan sepi lalu menelpon Kevin. Ia benar-benar butuh teman curhat. dan untunglah Kevin dapat menemani Jihee di mall. Mereka janjian di foodcourt yang telah mereka tentukan bersama.

“Hai..” Kevin menyapa Jihee dengan wajah yang berseri kemudian berubah ketika ia melihat wajah Jihee yang murung serta senyum yang dipaksakan. “kamu kenapa?” tanya Kevin lalu duduk di kursi, disamping Jihee.

Jihee menghembuaskan nafasnya, “Hubunganku dengan temanmu telah usai.”

“temanku? maksudnya Alexander LeeEusebio?” tanya Kevin tidak percaya. Jihee mengangguk. “bagaimana bisa?”

“akhir-akhir ini, kami memang sedang dilanda masalah. mungkin dia sudah tidak tahan lagi dengan masalah-masalah yang datang kepada kami. akhirnya, dia yang mengatakan untuk mengakhiri ini. awalnya aku sempat diam sesaat setelah ia mengatakan itu. kemudian, ia langsung pergi meninggalkan aku.” Jihee menceritakan itu hampir menitikkan air matanya lagi. sebelum air mata itu jatuh, ia buru-buru menyekanya. ia tidak ingin Kevin melihatnya menangis.

Kevin menepuk pundak Jihee pelan, “mungkin dia memang ngga tepat buatmu.”

~

beberapa hari kemudian, Kevin pergi ke toko buku sendirian untuk mencari beberapa buku pendukung untuk kuliah nya. masih mencari buku di bagian science, ia melihat kepala Xander dari rak yang tinggi. tanpa memnggil namanya, ia langsung menghampiri Xander.

Kevin menepuk pundak Xander lalu Xander menoleh. Disampingnya, muncullah seorang gadis, Sicca, yang merangkul tangan Xander. Kevin sedikit terkejut.

“Oh, Kev! sendirian?” tanya Xander. Kevin mengangguk, masih memandang Sicca. Xander menyadari hal itu lalu memperkenalkan Sicca kepada Kevin. “oh, ini Sicca.”

“Aku kenal.” sahut Kevin datar. “Jadi sekarang kalian…” Kevin memberi isyarat apakah mereka sedang di dalam hubungan.

Xander menjawab, “iya. baru-baru saja.” setelah menjawab Sicca memberikan kode agar mereka pergi dari hadapan Kevin. kevin mengerti maksud Sicca, dan ia pamit dari hadapan sahabatnya itu.

Kevin merogoh saku celananya kemudian mengeluarkan handphone nya. ia mengetik pesan singkat kepada Jihee. ‘kamu harus melupakannya segera dan secepatnya.’ karena Kevin tau Jihee masih memikirkan lelaki yang sekarang menjadi kekasih orang lain.

beberapa saat kemudian, Kevin mendapatkan balasannya. ‘done.’

~

masih dalam masa move on, Jihee ingin mendapatkan sebuah kesibukan. dan ia memilih untuk membaca buku. karena di rumahnya semua buku telah ia baca, ia memutuskan untuk mencari beberapa buku baru di sebuah toko buku.

ketika ia memasuki pintu toko buku, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal dengan orang lain menuju ke arah pintu keluar dari toko buku itu. pintu masuk dan pintu keluarnya sama. sedikit terkejut, ia berusaha untuk bersikap biasa saja. menatap mereka namun tidak terlalu ketara. ia masih bisa menguasai diri.

Xander dengan gadis lain, Sicca. Sicca menggelayut manja di lengan kiri Xander. mereka terlihat senang dan bahagia, saling memancarkan senyum.

“akhirnya dia melupakanku. secepat itu.” gumam Jihee. “meskipun sementara ini menyulitkanku. aku masih belum terbiasa melihatnya dengan orang lain. aku harus melupakannya dari sekarang.”

tiba-tiba, Jihee mendapatkan sebuah pesan singkat dari Kevin. ‘kamu harus melupakannya segera dan secepatnya.’ ia tersenyum kecil lalu membalas, ‘done.’

*FIN*

akhir yang tidak bahagia dan harusnya bukan ini~

aigomonina~~~

Advertisements

3 thoughts on “Finally

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s