One step to be…

Aku ngga tau mesti seneng atau apalah. Yang penting aku say thanks to much for Mba Fitri and Mba Aya yang udah ngajak aku manicure. Yup! This is my first experience.

Hhihi.. Lucu juga sih buat aku. Diusia yang segini tua, baru ngerasain yang namanya manicure. Perawatan kuku yang ngebuat mba yang “ngerjain” aku sedikit (atau banyak) keheranan.

Aku yang bekerja sebagai frontliner memiliki banyak bingits kutikula dan kulit kering. Serta kuku yang sedikit berantakan. Agak lama juga ngerjain aku. Hhihihi…

Bagi aku, kuku itu bersih hanya jika tidak ada kotorannya dan ngga ada bekas patah. Setelag itu, biarkan saja tanpa perawatan lainnya.

Tapi, aku ngerti sekarang. Yang namanya cewe, apalagi aku kerja di frontliner, wajib terlihat cantik. Yah, aku cantik memang hanya buat aku. Aku suka kalo aku cantik. :)

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s